Bagaimana LLM Bekerja?
LLM (Large Language Model) seperti GPT dilatih untuk satu tugas sederhana: memprediksi token berikutnya. Dari kemampuan itu, muncul kemampuan menulis, menjawab, dan bernalar. Klik setiap tahap di bawah untuk menjelajahinya secara interaktif.
1 · Tokenisasi
Model tidak membaca huruf — ia membaca token: potongan teks (kata utuh, suku kata, atau tanda baca). Setiap token punya ID angka unik, dan hanya deretan angka itulah yang dilihat model.
Kata yang tidak ada di kosakata dipecah menjadi sub-kata yang lebih kecil — begitulah tokenizer BPE menangani kata langka tanpa gagal.
💡 Coba ketik kata aneh seperti supercalifragilistic dan
lihat ia dipecah menjadi potongan bertanda ··.
2 · Embedding
Setiap token diubah menjadi vektor — deretan angka (GPT-3 memakai 12.288 dimensi!). Makna kata menjadi posisi dalam ruang matematis: kata yang bermakna mirip akan berdekatan.
kemiripan(a, b) = cos sudut antara vektor a dan b
Demo ini memakai 4 dimensi yang bisa ditafsirkan: makhluk hidup, ukuran besar, positif, dan konkret. Perhatikan bagaimana "kucing" lebih dekat ke "anjing" daripada ke "rumah".
3 · Self-Attention
Inilah "sihir" transformer: setiap token memperhatikan token lain untuk memahami konteks. Pada kalimat contoh, kata "ia" akan menoleh kuat ke "kucing".
bobot = softmax(skor) → Σ bobot tiap baris = 1
LLM asli punya puluhan head yang belajar pola berbeda-beda. Demo ini meniru 4 pola head yang umum ditemukan peneliti interpretabilitas.
Kotak (i, j) menunjukkan seberapa besar token baris i memperhatikan token kolom j. Arahkan kursor untuk menyorot.
4 · Blok Transformer
Satu blok transformer = LayerNorm → Multi-Head Attention → (+residual) → LayerNorm → Feed-Forward → (+residual). GPT menumpuk blok ini puluhan kali; makin dalam, makin abstrak pemahamannya.
x ← x + FFN(LN(x))
Koneksi residual menjaga informasi asli tetap mengalir — seperti "jalan tol" bagi sinyal dan gradien saat pelatihan.
5 · Generasi Autoregresif
Setelah transformer, model menghitung probabilitas setiap kata di kosakata untuk posisi berikutnya (softmax). Satu token dipilih, ditempel ke teks, lalu seluruh proses diulang — inilah autoregresi.
T besar → lebih acak · T kecil → lebih konservatif
Demo ini memakai model trigram sungguhan yang dilatih dari korpus mini di browser — prinsip sampling-nya identik dengan LLM asli.